Jumat, 06 Desember 2013

Contoh RPP Guru Model Matematika


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

Nama Sekolah                       :  SD INPRES MACCINI I/1
Kelas / Semester                    :  IV (Empat) / 1 (Satu)
Mata Pelajaran                      :  Matematika
Alokasi Waktu                       :  1 x Pertemuan
Standar Kompetensi             :  1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung
        bilangan dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar                 :  1.1 Mengidentifikasi sifat-sifat operasi hitung
Indikator                                :  Mengetahui sifat-sifat operasi hitung.
Karakter                                :  *) Religius    : Berdoa
                                                   *)  Tekun      : Giat belajar dan mengerjakan tugas
                                                   *)  Komunikatif       :  Tanya jawab/komunikasi
    (guru dgn murid atau murid dgn murid)
                                                   *)  Demokratis         :  Memberikan kesempatan kepada teman
   Teman (memberi dan mendengarkan
    pendapat).

A.    Tujuan Pembelajaran    :  Setelah diberikan penjelasan/pemahaman :
                                                                        Condition (C)
-          Siswa dapat menjelaskan operasi hitung dengan sifat
Audience (A)
pertukaran, pengelompokan dan penyebaran secara tepat
                           Behavior (B)                               Degree (D)
(KKO: Model C1)
-          Siswa dapat menunjukkan operasi hitung dengan sifat pertukaran, pengelompokan dan penyebaran dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. (KKO: Model A5)
-          Siswa dapat menggunakan operasi hitung dengan sifat pertukaran, pengelompokan dan penyebaran secara baik dan benar. (KKO: Model P4).

B.     Materi Pembelajaran     :  Operasi Hitung Bilangan.
1.      Sifat Komutatif
Seperti yag kita ketahui, sifat komutatif disebut juga sifat pertukaran.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjumlahan berikut.
2 + 4 = 6
4 + 2 = 6
Jadi, 2 + 4 = 4 + 2
Sifat seperti ini dinamakan sifat komutatif pada penjumlahan.
Sekarang, Coba perhatikan perkalian berikut.
2 x 4 = 8
4 x 2 = 8
Jadi, 2 x 4 = 4 x 2

2.      Sifat Asosiatif
Pada penjumlahan dan perkalian tiga bilangan bulat berlaku sifat asosiatif atau disebut juga sifat pengelompokan.
Perhatikan contoh penjumlahan tiga bilangan berikut.
(2 + 3) + 4 = 5 + 4 = 9
2 + (3 + 4) = 2 + 7 = 9
Jadi, (2 + 3) + 4 = 2 + (3 + 4)
Sifat seperti ini dinamakan sifat asosiatif pada penjumlahan.
Sekarang, coba perhatikan contoh perkalian berikut.
(2 x 3) x 4 = 6 x 4 = 24
2 x (3 x 4) = 2 x 12 = 24
Jadi, (2 x 3) x 4 = 2 x (3 x 4)

3.      Sifat Distributif
Selain sifat komutatif dan sifat asosiatif, terdapat pula sifat distributif. Sifat distributif disebut juga sifat penyebaran. Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh berikut.
3 x (4 + 5)
3 x (4 + 5) = 3 x 9 = 27
(3 x 4) + (3 x 5) = 12 + 15 = 27
Jadi, 3 x (4 + 5) = (3 x 4) + (3 x 5)

C.    Metode Pembelajaran
Direct Instructional (DI), Inkuiri, Student Centred Learning (SCL),Tanya Jawab dan Latihan.

D.    Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Awal
Apersepsi              :  Mengingat kembali tentang Operasi Hitung.
Motivasi                :  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu
   siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari..

Kegiatan Inti
1.      Eksplorasi
Dalam Kegiatan Eksplorasi:
-          Bersama-sama siswa membahas tentang operasi hitung diiringi tanya jawab.
-          Mengajak siswa melakukan sifat-sifat operasi hitung.
2.      Elaborasi
Dalam kegiatan Elaborasi:
-          Melalui penjelasan singkat dan tanya jawab, siswa diminta menuliskan sifat-sifat operasi hitung di papan tulis.
-          Dengan bimbingan guru, siswa menemukan sendiri pemahaman tentang sifat operasi hitung.
-          Memfasilitasi siswa melalui pemberian tugas, Tanya jawab dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan dan tulisan.
-          Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir, menganalisis, dan menyelesaikan masalah.
3.      Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
-          Guru menanyakan tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
-          Guru dan siswa bersama-sama meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan.


Kegiatan Penutup
-          Menyimpulkan materi dan memberikan tugas rumah untuk memantapkan pemahaman siswa.
-          Pesan moral / refleksi.
E.     Alat/Bahan dan Sumber Belajar
·         Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas IV
Ayo Belajar Matematika Kelas IV (Pusat Perbukuan DEPDIKNAS)
Terampil Berhitung Matematika Kelas IV (Erlangga)
·         Buku Sang Juara (Usaha Makmur Solo)
·         Buku lain dan kegiatan keseharian yang relevan.

F.     Penilaian
Jenis Tes                           :  Tugas Individu
Bentuk Tes                       :  Tes Tertulis
Bentuk Instrumen                        :  Pentanyaan Essai/Isian.
Contoh Instrumen            : 
Explosion 1: BOBOT: 2Jawablah Pertanyaan berikut dengan tepat!
1.       2 + 4 = 4 + … = …
2.       2 + 5 + 6
Explosion 1: BOBOT: 3(…+…) + 6 = ….+ 6 = ….
2 + (…+…) = 2 + … = ….
3.      Explosion 1: BOBOT: 5 4 x (2 + 3)
(4 x …) + (4 x …)
…. + …. = ….




          Makasssar,……………..20….
Mengetahui,
Kepala Sekolah,                                                                    Guru Kelas,



Dra. HJ. SYAMSINAR                                                       MUHLIS. M
NIP 19600321 198203 2 008                                                NIP. –












“Guru yang baik tidak pernah bilang muridnya bodoh,
Tapi guru yang baik selalu bilang “Muridku belum bisa.”
Instrumen Soal Micro Teaching:

Kerjakan Pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!
Materi: Sifat Operasi Hitung (Komutatif, Asosiatif, Distributif)


NO. SOAL

SOAL


BOBOT

KUNCI JAWABAN

KATEGORI
1
2 + 5 = 5 + …. = ….
2
2 + 5 = 5 + 2 = 7
Mudah
2
3 + 6 = … + 3 = ….
2
3 + 6 = 6 + 3 = 9
Mudah
3
… x 5 = …x 3 =….
2
3 x 5 = 5 x 3 =15
Mudah
4
2 + 3 + 5 = ….
3
(2 + 3) + 5 = 5 + 5 = 10
2 + (3 + 5) = 2 + 8 = 10
Sedang
5
6 + 8 + 5 = ….
3
(6 + 8) + 5 = 14 + 5 = 19
6 + (8 + 5) = 6 + 13 = 19
Sedang
6
5 x 4 x 6 = ….
3
(5 x 4) x 6 = 20 x 6 = 120
5 x (4 x 6) = 5 x 24 = 120
Sedang
7
8 x 7 x 5
3
(8 x 7) x 5 = 56 x 5 = 280
8 x (7 x 5) = 8 x 35 = 280
Sedang
8
3 x (2 + 5)
5
(3 x 2) + (3 x 5)
= 6 + 15
= 21
Sedang
9
4 x (6 + 5)
5
(4 x 6) + (4 x 5)
= 24 + 20
= 44
Sedang
10
12 x (20 – 7)
7
(12 x20) – (12 x 7)
= 240 – 84
= 156
Sukar




 



















“Para orang dewasa inilah yang memegang peranan membentuk suatu keyakinan(beliefs)dalam diri seorang anak, Dengan cara yang pelan tapi pasti, secara halus maupun terang-terangan, baik itu sadari atau tidak.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar